Hidup di Bayang-Bayang Krisis
Synopsis
Bab ini mengupas secara mendalam tentang wajah ketidakadilan ekologis di era Anthropocene dan Capitalocene. Penulis membedah bagaimana kerusakan lingkungan bukanlah bencana alamiah, melainkan produk dari sistem ekonomi ekstraktif yang mendistribusikan risiko secara tidak merata. Kelompok marginal seperti nelayan yang berhadapan dengan tambang pesisir, petani yang berebut akses air dan terdampak perubahan iklim, masyarakat adat yang tergusur, hingga perempuan dan anak-anak, selalu menjadi pihak yang menanggung beban paling berat dari krisis ini. Bab ini menelanjangi konflik perebutan sumber daya di mana kaum rentan selalu dikorbankan demi akumulasi modal penguasa.
Pages
40-57
Published
August 12, 2026
Copyright (c) 2026 PT Komunitas Peneliti Alinea