ILUMINASI BUMI: Cahaya yang Meredupkan Dunia

Authors

Thoriqi Firdaus; Eli Andriani, ; Yovie Ardika Saputra, ; Putri Ningsih, ; Zidna Istifada Halimiyah, ; Salwa Hadi Zahra,

Keywords:

Ilmu Alam, Teknologi, Bumi dan Manusia, Akademik

Synopsis

Buku ini menggugat narasi usang bahwa kemajuan rasionalitas dan modernitas selalu membawa pencerahan bagi peradaban. Sebaliknya, "cahaya" pencerahan mekanistik yang diagungkan selama ini justru membutakan manusia dari batas ekologis, mengubah alam menjadi sekadar komoditas ekstraktif, dan pada akhirnya meredupkan panggung kehidupan biosfer. Melalui enam bab yang saling berjalin, karya ini membedah krisis ekologis dari akar filosofis hingga realitas paling pahit di lapangan. Pembaca diajak menelusuri bagaimana desakralisasi alam memicu rentetan bencana lingkungan dan konflik agraria yang perlahan membungkam hak-hak ruang hidup masyarakat. Buku ini menyoroti dengan tajam ketidakadilan ekologis yang terjadi, di mana kelompok rentan seperti petani, nelayan, perempuan, masyarakat adat, hingga anak-anak harus menanggung beban terberat dari kerusakan yang diciptakan oleh segelintir elit dan sistem yang serakah. Lebih dari sekadar kritik sosial, buku ini juga membongkar ilusi dari solusi teknologi atau solusionisme teknologi. Inovasi seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, hingga kota pintar nyatanya berpotensi menghadirkan eksploitasi gaya baru jika masih beroperasi di bawah rezim ekonomi yang berorientasi pada akumulasi kapital. Di tengah memudarnya ingatan kolektif dan identitas budaya akibat maraknya perampasan tanah, kearifan lokal masyarakat adat hadir sebagai antitesis dan benteng pertahanan ekologis yang mutlak harus dipertahankan. Pada akhirnya, Iluminasi Bumi adalah sebuah seruan untuk menata ulang relasi manusia dengan alam serta membangun kesadaran kewargaan ekologis. Buku ini mengajak kita untuk mengerem laju penaklukan alam, agar "cahaya" yang kita wariskan kepada generasi mendatang bukanlah nyala api yang menghanguskan rumah kita sendiri, melainkan kepedulian yang tulus untuk menjaga bumi agar tetap lestari.

References

Abdillah, M. D. (2025). Krisis ekologi di indonesia: Dampak eksploitasi sumber daya alam dan upaya pemanfaatan berkelanjutan. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(6), 1203-1210.

Adinda, A. R., Arkanudin, A., Purnama, D. T., & Batualo, I. D. (2022). Perubahan pola kehidupan masyarakat adat: Studi etnografi pada masyarakat Dayak Ribun di sekitar perkebunan kelapa sawit Parindu Kabupaten Sanggau. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 6(2), 287-297.

Afinnas, M. A. A. (2023a). Problematika ketidakadilan lingkungan dalam pengelolaan wilayah pesisir di Indonesia. Mimbar Hukum, 35(1), 1-28. https://doi.org/10.22146/mh.v35i1.6005

Afinnas, M. A. A. (2023b). Telaah taksonomi keadilan lingkungan dalam pemenuhan hak atas lingkungan. Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1(3), 47-61.

Ahmad, R., & Suleman, A. M. (2025). Re-teritorialisasi wilayah adat: Merebut kembali ruang hidup melalui pemetaan partisipatif. Dalam H. Safitri, L. A. Savitri, & M. Yusuf (Eds.), Menegaskan hak, mengukuhkan ruang hidup: Praktik pemetaan partisipatif di wilayah adat (hlm. 1-55). Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP).

Ahmad, S., Tjoa, M., & Iskar, I. (2019). Hak tenurial masyarakat adat dalam Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung. MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan, 13(1), 29-39. https://doi.org/10.30598/makila.v13i1.2319

Ainsworth, G. B., Kenter, J. O., O'Connor, S., Daunt, F., & Young, J. C. (2019). A fulfilled human life: Eliciting sense of place and cultural identity in two UK marine environments through the Community Voice Method. Ecosystem Services, 39, 100992. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2019.100992

Alie, A., & Elanda, Y. (2021). Feminisasi kemiskinan dan daya lenting ibu rumah tangga di Kota Surabaya. JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis), 6(2), 198-215. https://doi.org/10.17977/um021v6i22021p198-215

Amalia, W., Kuswanti, A., & Tayibnapis, R. G. (2024). Analisis SWOT pada teknologi digital pembangunan berkelanjutan (Studi pada aplikasi Rekosistem). G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(3), 1940-1949. https://doi.org/10.33379/gtech.v8i3.4675

Ambarini, N. S. B. (2023). Perjanjian sewa menyewa kapal penangkap ikan nelayan tradisional (kajian sosiologi hukum). Jurnal Ilmiah Kutei, 22(1), 61-76. https://doi.org/10.33369/jkutei.v22i1.28584

Annisa, T. I., & Azizah, N. (2025). Agensi perempuan dalam krisis air di komunitas pesisir urban: Sebuah kajian ekofeminisme dan spiritualitas Islam. Peradaban Journal of Religion and Society, 4(2), 233-247. https://doi.org/10.59001/pjrs.v4i2.482

Ariani, N. M., & Hadi, S. P. (2016). Sistem sosial ekologi masyarakat pada kawasan Kota Baru Mandiri Bukit Semarang Baru (BSB). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 12(2), 210-223. https://doi.org/10.14710/pwk.v12i2.12896

Arifiani, K. N., Wijaya, C. K. W., Irfan, A., & Septiasari, A. (2019). Review: Local wisdom of Baduy people (South Banten, Indonesia) in environmental conservation. Asian Journal of Ethnobiology, 2(2). https://doi.org/10.13057/asianjethnobiol/y020204

As'ad, A. (2021). Konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal di Lubuk Beringin. Kontekstualita: Jurnal Sosial Keagamaan.

Asofi, T. S., Banowati, E., & Hayati, R. (2023). Tuk Sikopyah water taking ritual to revitalize local wisdom in anticipating drought in Serang Village. Journal of Educational Social Studies, 12(2). https://doi.org/10.15294/jess.v12i2.70946

Astawa, I. P., Tan, E., & Tan, M. (2025). The circular economy model for electronic waste (e-waste) management in Indonesia: A review of policies and best practices. International Journal of Multidisciplinary Sustainability ASEAN, 2(6), 307-316. https://doi.org/10.70177/ijmsa.v2i6.2815

Asteria, D., Brotosusilo, A., Soedrajad, M. R., & Nugraha, F. N. (2021). Adat law and culture: The local authority elements of Baduy tribe on environment preservation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 716(1), 012049. https://doi.org/10.1088/1755-1315/716/1/012049

Astuti, W. K. (2017). Air dan dialektika kota pariwisata: Merebut hak atas kota dan air di Yogyakarta. Wacana: Jurnal Transformasi Sosial, 35, 91-116.

Atharinafi, Z., & Wijaya, N. (2021). Land use change and its impacts on surface runoff in rural areas of the Upper Citarum Watershed (Case Study: Cirasea Sub-watershed). Journal of Regional and City Planning, 32(1). https://doi.org/10.5614/jpwk.2021.32.1.3

Atzori, L., Iera, A., & Morabito, G. (2010). The Internet of Things: A survey. Computer Networks, 54(15), 2787-2805. https://doi.org/10.1016/j.comnet.2010.05.010

Aura, S., & Abidin, M. Z. (2025). Perlindungan hak ulayat masyarakat adat dalam Proyek Strategis Nasional (PSN): Studi kasus pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sanskara Hukum dan HAM, 4(1), 241-254. https://doi.org/10.58812/shh.v4i01.540

Auriga Nusantara. (2026, 31 Maret). Deforestation status in Indonesia 2025. https://auriga.or.id/press_release/detail/65/status-of-deforestation-in-indonesia-2025

Awan, F. N., Badaruddin., & Mulya, M. B. (2020). Faktor penyebab konflik sosial masyarakat pesisir penambangan pasir laut di Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Niara, 13(1), 252-259. https://doi.org/10.31849/niara.v13i1.4294

Ayu, N. R., Ilmi, A. Z., Evandy, M., Nurdin, & Jumaynah, F. (2026). Relasi kuasa negara dan masyarakat adat dalam konflik agraria Mesuji. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 3(3), 1-10. https://doi.org/10.47134/pssh.v3i3.542

Ayunda, I. (2026, 22 Juli). Masyarakat adat di Penajam Paser Utara tergusur oleh pembangunan IKN. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. https://www.aman.or.id/story/masyarakat-adat-di-penajam-paser-utara-tergusur-oleh-pembangunan-ikn

Azizah, P., Ridlo, A., & Suryono, C. A. (2020). Mikroplastik pada sedimen di Pantai Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 9(3), 326-332. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.28197

Azmi, K., & Abidin, Z. (2024). Rasionalitas dan etika dalam pengembangan teknologi: Tinjauan filsafat ilmu. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45025-45029.

Azzahra, A. M., Ghoni, M. A., Syaiim, S. R., Rizki, M., & Susanto, I. (2020). Kajian dampak eksternalitas negatif limbah cair perusahaan pabrik tepung tapioka PT Gunung Sugih Sidokerto Lampung Tengah bagi masyarakat ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Salam (Islamic Economics Journal), 1(2), 41-58. https://doi.org/10.24042/slm.v1i2.8494

Bachleitner, K. (2022). Collective memory and the social creation of identities: Linking the past with the present and future. Progress in Brain Research, 274, 167-176. https://doi.org/10.1016/bs.pbr.2022.07.002

Bacon, F. (1878). Novum organum. Clarendon Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Data informasi bencana Indonesia (DIBI). BNPB.

Badan Pusat Statistik. (2026). Emisi gas rumah kaca menurut jenis sektor (ribu ton CO2e), 2000-2023 [Data set]. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjA3MiMx/emisi-gas-rumah-kaca-menurut-jenis-sektor--ribu-ton-co2e---2000-2019.html

Baihaqi, M. A., & Irianto, K. D. (2026). Pengembangan aplikasi web Smart Waste Management berbasis IoT dan dashboard spasial untuk optimasi rute pengangkutan sampah. Journal of Information System Research, 7(4), 944-952. https://doi.org/10.47065/josh.v7i4.10425

Basri, B., Saleh, M., & Sari, R. (2025). Pembangunan dan identitas sosial: Kajian literatur tentang interaksi antara modernisasi dan pelestarian tradisi dalam masyarakat lokal. Jurnal Pendidikan dan Sosiologi, 3(1). https://doi.org/10.33506/pjs.v3i1.4737

Beck, U. (1992). Risk society: Towards a new modernity. Sage.

Berkes, F. (1999). Sacred ecology: Traditional ecological knowledge and resource management. Taylor & Francis.

Bookchin, M. (1982). The ecology of freedom: The emergence and dissolution of hierarchy. Cheshire Books.

Brown Weiss, E. (1989). In fairness to future generations: International law, common patrimony, and intergenerational equity. United Nations University.

Bryant, R. L. (2015). The international handbook of political ecology. Edward Elgar Publishing.

Bullard, R. D. (1990). Dumping in Dixie: Race, class, and environmental quality. Westview Press.

Burkett, P. (1999). Marx and nature: A red and green perspective. St. Martin's Press.

Cafaro, P. (2005). Environmental virtue ethics. Dalam J. B. Callicott & R. Frodeman (Eds.), Encyclopedia of environmental ethics and philosophy. Macmillan Reference USA.

Comte, A. (1844). A general view of positivism. Cambridge University Press.

Crosby, A. W. (1986). Ecological imperialism: The biological expansion of Europe 900 to 1900. Cambridge University Press.

Crutzen, P. J. (2002). Geology of mankind. Nature, 415(6867), 23. https://doi.org/10.1038/415023a

Curran, D. (2017). The treadmill of production and the positional economy of consumption. Canadian Review of Sociology/Revue canadienne de sociologie, 54(1), 28-47. https://doi.org/10.1111/cars.12137

Davenport, T. H., & Beck, J. C. (2001). The attention economy: Understanding the new currency of business. Harvard Business School Press.

Davies, T. (2022). Slow violence and toxic geographies: 'Out of sight' to whom?. Environment and Planning C: Politics and space, 40(2), 409-427. https://doi.org/10.1177/2399654419841063

de Vries, A. (2023). The growing energy footprint of artificial intelligence. Joule, 7(10), 2191-2194. https://doi.org/10.1016/j.joule.2023.09.004

Descartes, R. (1637). Discourse on the method of rightly conducting the reason and seeking truth in the sciences. Hackett Publishing Company.

Descartes, R. (1998). Discourse on method and meditations on first philosophy. Hackett Publishing.

DetikSumut. (2026, 20 Januari). Izin 28 perusahaan di Aceh, Sumut, Sumbar dicabut terkait bencana, ada TPL. https://www.detik.com/sumut/berita/d-8316731/izin-28-perusahaan-di-aceh-sumut-sumbar-dicabut-terkait-bencana-ada-tpl

Devall, B., & Sessions, G. (1985). Deep ecology: Living as if nature mattered. Gibbs Smith.

Dhikham, A. H., & Fihen, N. D. (2024). Eksplorasi pengaruh kecemasan iklim dan perubahan perilaku: Sebuah studi naratif. Prosiding Seminar Psikologi (PROSEPSI), 1(1), 280-302. https://doi.org/10.24176/bdm3xf23

Dinarti, N. S., Salsabila, S. R., & Herlambang, Y. T. (2024). Dilema etika dan moral dalam era digital: Pendekatan aksiologi teknologi terhadap privasi, keamanan, dan kejahatan siber. Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 8-16. https://doi.org/10.26418/jdn.v2i1.74931

Dobson, A. (2003). Citizenship and the environment. Oxford University Press.

Dunlap, A., & Jakobsen, J. (2020). The violent technologies of extraction: Political ecology, critical agrarian studies and the green economy. Palgrave Macmillan.

Edelman, M. (1964). The symbolic uses of politics. University of Illinois Press.

Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Capstone.

Entin, E., Nurhuda, D. A., Nurjanah, N., & Isnendes, R. (2024). Kampung Naga Tasikmalaya menjaga alam dengan keyakinan pada norma dan tradisi. Panalungtik, 6(2), 133-148. https://doi.org/10.55981/panalungtik.2023.3004

Erwin, E., Irwandi, A., Ermayanti, E., & Indrizal, E. (2024). Budaya dan modernisasi: Pergulatan orang Mentawai dalam memperkuat identitas budaya. Umbara, 9(1).

Fakhriyah, F., Yeyendra, Y., & Marianti, A. (2021). Integrasi smart water management berbasis kearifan lokal sebagai upaya konservasi sumber daya air di Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 10(1).

Fakhruddin, Y. A. A. (2024). Sumber daya kearifan lokal untuk konservasi lingkungan hidup. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 5(1), 100-108. https://doi.org/10.55448/xg63eb94

Foster, J. B. (1999). Marx's theory of metabolic rift: Classical foundations for environmental sociology. American Journal of Sociology, 105(2), 366-405. https://doi.org/10.1086/210315

Foster, J. B. (2000). Marx's ecology: Materialism and nature. Monthly Review Press.

Foucault, M. (1978). The history of sexuality, volume 1: An introduction. Pantheon Books.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. Continuum.

Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.

Galtung, J. (1969). Violence, peace, and peace research. Journal of Peace Research, 6(3), 167-191. https://doi.org/10.1177/002234336900600301

Ghiffari, M. N., & Nandita, P. T. (2024). Mengatasi penuruanan air tanah dan krisis air di Jakarta. LPEM FEB UI, 1(3). [suspicious link removed]

Givens, J. E., Huang, X., & Jorgenson, A. K. (2019). Ecologically unequal exchange: A theory of global environmental injustice. Sociology Compass, 13(5).

Handoyo, P., & Harianto, S. (2023). Perubahan kondisi sosial budaya masyarakat pemukiman kumuh akibat urbanisasi di Kota Surabaya. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN.

Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran bahasa dalam pembentukan identitas budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan Dan Teknik, 1(3), 102-107. https://sihojurnal.com/index.php/identik/article/view/150

Harvey, D. (2001a). Globalization and the "spatial fix". Geographische Revue, 3(2), 23-30.

Harvey, D. (2001b). Spaces of capital: Towards a critical geography. Routledge.

Harvey, D. (2008). The right to the city. New Left Review, 53, 23-40. https://newleftreview.org/issues/ii53/articles/david-harvey-the-right-to-the-city

Haryani, E., Rukmi, W. I., & Setyono, D. A. (2021). Place attachment masyarakat di RW 04, Kelurahan Polehan, Kota Malang. TATALOKA, 23(1), 1-11. https://doi.org/10.14710/tataloka.23.1.1-11

Hasugian, R. M., & Napitu, U. (2025). Putusnya pewarisan pengetahuan Pustaha Laklak Batak: Analisis historis dan sosio-kultural. Nagur: Jurnal Pendidikan dan Sosial, 5(1). https://doi.org/10.36985/fx6h2e09

Heersmink, R. (2023). Materialised identities: Cultural identity, collective memory, and artifacts. Philosophical Studies, 180, 1461-1480. https://doi.org/10.1007/s11098-022-01984-7

Henri, H., Hakim, L., & Batoro, J. (2018). Kearifan lokal masyarakat sebagai upaya konservasi Hutan Pelawan di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 49-57. https://doi.org/10.14710/jil.16.1.49-57

Herdiana, D. (2019). Dampak pembangunan perumahan terhadap perubahan sosial masyarakat desa (Studi kasus di Desa Jayamekar, Kabupaten Bandung Barat). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 14(4), 265-280. https://doi.org/10.14710/pwk.v14i4.20444

Hildayanti, A., & Machrizzandi, M. S. (2022). Konsep kosmologi masyarakat Kajang dalam ber-kehidupan dan ber-arsitektur. J-ALIF: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 7(2), 157-175. http://dx.doi.org/10.35329/jalif.v7i2.3761

Hiranteeyakul, M., & Thungsakul, N. (2021). The study of place identity in built environment. Journal of Architectural/Planning Research and Studies, 19(1), 99-114. https://doi.org/10.56261/jars.v19i1.240870

Horkheimer, M., & Adorno, T. W. (1947). Dialectic of enlightenment. Stanford University Press.

Hornborg, A. (1998). Towards an ecological theory of unequal exchange: Articulating world system theory and ecological economics. Ecological Economics, 25(1), 127-136. https://doi.org/10.1016/S0921-8009(97)00100-6

Ingamita, Y., Mau, A. O. E., & Kamahi, S. B. (2025). Kelembagaan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam hutan mangrove: (Studi kasus di Pantai Litianak Desa Holulai, Kec Loaholu, Kab Rote Ndao). Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 2(3), 117-125. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i3.1979

Irwandi, A., & Saleleubaja, K. I. (2022). Dari sagu ke beras: Perubahan kehidupan sosial budaya orang Mentawai. Masyarakat Indonesia, 47(2). https://doi.org/10.14203/jmi.v47i2.985

Izza, L. S. (2023). Pembentukan dan pencarian identitas budaya Indonesia. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah, 2(1), 160-168.

Jevons, W. S. (1865). The coal question: An inquiry concerning the progress of the nation, and the probable exhaustion of our coal-mines. Macmillan and Co. https://doi.org/10.1017/CBO9780511708303

Juniyanti, L., Prasetyo, L. B., Aprianto, D. P., Purnomo, H., & Kartodihardjo, H. (2020). Land-use/land cover change and its causes in Bengkalis Island, Riau Province (from 1990-2019). Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(3), 419-435. https://doi.org/10.29244/jpsl.10.3.419-435

Kant, I. (1784). An answer to the question: What is enlightenment?.

Kastilon, K., Saputra, D. N., Ritonga, A. I., Reflis, R., & Utama, S. P. (2024). Dampak mikroplastik terhadap ekosistem pesisir: Sebuah telaah pustaka. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(3), 352-358. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i3.3628

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Status hutan dan deforestasi Indonesia. KLHK.

Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas.

Keraf, A. S. (2014). Filsafat lingkungan hidup. Kanisius.

Kistanto, N. H. (2018). Transformasi sosial-budaya masyarakat Indonesia. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 13(2), 169-178. https://doi.org/10.14710/sabda.13.2.169-178

Kitchin, R. (2014). The real-time city? Big data and smart urbanism. GeoJournal, 79, 1-14. https://doi.org/10.1007/s10708-013-9516-8

Kurniawan, A. A., Hermanto, H., & Rahmawati, R. (2024). Smart tong sampah pendeteksi otomatis sampah organik dan anorganik berbasis IoT smart city. Jurnal KomtekInfo, 11(3), 163-172. https://doi.org/10.35134/komtekinfo.v11i3.564

Laalobang, S., Mudita, I. W., & Mau, Y. S. (2021). Local ecological knowledge on food materials of land plant origin in Kabola ethnic communities in Alor District, East Nusa Tenggara Province. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 43-52. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.43-52

Latour, B. (2017). Facing Gaia: Eight lectures on the new climatic regime. Polity Press.

Leopold, A. (1989). A Sand County almanac, and sketches here and there. Oxford University Press.

Lestari, A. P., Murtini, S., Widodo, B. S., & Purnomo, N. H. (2021). Kearifan lokal (Ruwat Petirtaan Jolotundo) dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Media Komunikasi Geografi, 22(1).

Lestari, E. Y., & Wijayanti, T. (2020). Social conservation of local wisdom on Samin tribes at Kudus Regency Indonesia. Komunitas, 12(1), 1-9. https://doi.org/10.15294/komunitas.v12i1.19918

Locke, J. (1689). Locke: Two treatises of government. Cambridge University Press.

Lovelock, J. E. (1983). Gaia as seen through the atmosphere. Dalam Biomineralization and biological metal accumulation (hlm. 15-25). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-009-7944-4_2

Lumbanrau, R. E. (2026, 31 Maret). Deforestasi Indonesia meningkat dan 'berpotensi juara tropis dunia' dalam setahun pemerintahan Prabowo - 'Dipicu konsesi tambang, sawit hingga food estate'. BBC. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cy01ywe19xdo

Lyotard, J.-F. (1979). The postmodern condition: A report on knowledge. Manchester University Press.

Ma, Y., Qian, J., & Tang, X. (2022). The construction of place in red tourism destinations based on collective memory: A case study of the Xinzhuang Red Army Village, Binchuan, Yunnan. Tropical Geography, 42(6), 997-1008. https://doi.org/10.13284/j.cnki.rddl.003492

Maharani, A., Matondang, D., Ananda, F. R., br Sitepu, S., & Citra, A. (2026). Analisis Potensi Pemanfaatan Sampah Sebagai Energi Baru Terbarukan Di Indonesia Menggunakan Aplikasi Biogas Calculations. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 6(1), 77-82.

Mahaswa, R. K. (2019). Status manusia dalam Antroposen. Jurnal Cogito, 5(2), 93-105.

Manik, S. L. C., Berawi, M. A., Gunawan, & Sari, M. (2024, April). Smart waste management system for smart & sustainable city of Indonesia’s new state capital: A literature review. In E3S Web of Conferences (Vol. 517, p. 05021). EDP Sciences.. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202451705021

Marcuse, H. (1964). One-dimensional man: Studies in the ideology of advanced industrial society. Beacon Press.

Marx, K. (1844). Economic and philosophic manuscripts of 1844. Progress Publishers.

McDonough, W., & Braungart, M. (2002). Cradle to cradle: Remaking the way we make things. North Point Press.

McMichael, P. (2013). Food regimes and agrarian questions. Fernwood Publishing.

Merchant, C. (1980). The death of nature: Women, ecology, and the scientific revolution. Harper & Row.

Moore, J. W. (2015). Capitalism in the web of life: Ecology and the accumulation of capital. Verso.

Moore, J. W. (2017). The capitalocene, part I: On the nature and origins of our ecological crisis. The Journal of Peasant Studies, 44(3), 594-630.

Morozov, E. (2013). To save everything, click here: The folly of technological solutionism. PublicAffairs.

Mosavi, A., Ozturk, P., & Chau, K.-W. (2018). Flood prediction using machine learning models: Literature review. Water, 10(11), 1536. https://doi.org/10.3390/w10111536

Naess, A. (1989). Ecology, community and lifestyle. Cambridge University Press.

Naess, A. (2017). The shallow and the deep, long-range ecology movement. A summary. Dalam The ethics of the environment (hlm. 115-120). Routledge. https://doi.org/10.1080/00201747308601682

Nesterova, Y. (2020). Rethinking environmental education with the help of indigenous ways of knowing and traditional ecological knowledge. Journal of Philosophy of Education, 54(4), 1047-1052. https://doi.org/10.1111/1467-9752.12471

Newman, N., Fletcher, R., Robertson, C. T., Ross Arguedas, A., & Nielsen, R. K. (2024). Reuters Institute digital news report 2024. Reuters Institute for the Study of Journalism. https://doi.org/10.60625/RISJ-VY6N-4V57

Nur, M. S., Zid, M., & Setiawan, C. (2022). Pengelolaan lahan dan ruang hutan dengan perspektif kearifan lokal komunitas Ammatoa Kajang sebagai usaha konservatif. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 6(2), 90-105. https://doi.org/10.36813/jplb.6.2.90-105

Nurislaminingsih, R., Erwina, W., & Rohman, A. (2019). Pemetaan pengetahuan lokal Sunda dalam koleksi di Museum Sri Baduga. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 5(2), 109-120. https://doi.org/10.14710/lenpust.v5i2.26426

Nurlidiawati, N., & Ramadayanti, R. (2021). Peranan kearifan lokal (local wisdom) dalam menjaga keseimbangan alam (cerminan masyarakat adat Ammatoa di Kajang). Al-Hikmah, 23(1), 40-53. https://doi.org/10.24252/al-hikmah.v23i1.21726

Nurmalasari, D., & Nuraini, R. (2021). The role of local communities in biodiversity conservation: Challenges and integration of local wisdom with modern science. Journal of Social Science Studies. https://jos3journals.id/index.php/jos3/article/view/37

Nurseto, H. E., & Nugraha, A. (2017). Strategi petani dalam menghadapi kekurangan air: Studi kasus di daerah irigasi Wanir, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. AGRICORE-Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 274-283. https://doi.org/10.24198/agricore.v2i1.15046

Oktaviani, A., Dewi, R. S., & Juwandi, R. (2024). Analisis modifikasi budaya dalam perspektif krisis identitas etnis Betawi. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 6(1), 1-12. https://doi.org/10.23887/jabi.v6i1.62400

Orr, D. W. (1992). Ecological literacy: Education and the transition to a postmodern world. State University of New York Press.

Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.

Pangarso, R. A., Suharyadi, R., & Rijanta, R. (2020). The spatial patterns and local economic determinant of industrial agglomeration in Semarang District, Indonesia. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 6(2), 99-112. https://doi.org/10.14710/geoplanning.6.2.99-112

Parto, H. G., & Marianta, Y. I. W. (2025). Dominasi emisi Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai harmful institutions dan ketidakadilan terhadap negara rentan dalam kajian etika politik Thomas Pogge. Jurnal Studi Ilmu Politik, 4(3), 142-160. https://doi.org/10.19109/jsipol.v4i3.28989

Pesta babi [Film]. (2024). Indonesia.

Plumwood, V. (2005). Environmental culture: The ecological crisis of reason. Taylor & Francis.

Pradana, D. W., & Amol, F. (2024). Etika teknologi: Kajian sistematis, trend dan potensi riset etika teknologi digital. Journal of Information System, Graphics, Hospitality and Technology, 6(2), 51-57. https://doi.org/10.37823/insight.v6i2.405

Pramudita, R., Zulkarnain, I., & Darmawan, B. (2025). Industri tambak udang dan masyarakat risiko di Desa Tanjung Kelumpang Kabupaten Belitung Timur. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(3), 2240-2245. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1146

Puluhulawa, F., & Harun, A. A. (2024). Enabling circular economy: Towards sustainable electronic waste management regulation. Jambura Law Review, 6(1), 33-65. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jalrev/article/view/24024/8096

Puspita, M. (2017). Kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut hukum adat Laot dan lembaga Panglima Laot di Nanggroe Aceh Darussalam. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 3(2), 662-673. https://doi.org/10.14710/jis.%v.%i.%Y.662-673

Putri, N. I., Chandrika, N. L., Pangestu, G. L., & Suryanda, A. (2020). Peranan kearifan lokal sistem sasi dalam pengelolaan sumber daya laut Indonesia. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 2(1), 12-19. https://doi.org/10.55448/ems.v2i1.24

Raha, A. T., & Siscawati, M. (2025). Seruan yang tak terdengar dari pinggiran: Dampak krisis iklim-kekerasan berbasis gender dan upaya penanggulangan perempuan di area pertambangan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 10(1), 1-16. https://doi.org/10.17977/um021v10i12025p1-16

Rahmawati, L., & Agustina, I. F. (2023). Community participation in sustainable environmental development: Partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Indonesian Journal of Public Policy Review, 22. https://doi.org/10.21070/ijppr.v22i0.1309

Raja, M. U. A. (2018). Apa itu Antroposen?. BALAIRUNG: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Indonesia, 1(1), 6-18. https://doi.org/10.22146/balairung.v1i1

Ramandilla, P., Zilvina, B., & Pelly, D. A. (2025). Dampak perubahan iklim terhadap kualitas tanah dan produktivitas pertanian di Pulau Jawa. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2), 1238-1246. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2751

Rana, A. M., Kinseng, R. A., Siwi, M., & Murdianto. (2023). Perubahan sosial budaya masyarakat desa wisata. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.29244/jskpm.v7i1.1126

Rauf, A. U. (2024). Electronic waste problem in developing nations: Mismanagement, health implications, and circular economy opportunities. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1), 18-31. https://doi.org/10.20473/jkl.v16i1.2024.18-31

Rezki, N. N., Aso, L., & Syahrun. (2020). Perubahan sosial budaya masyarakat pasca alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pertambangan. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, 9(1), 1-12. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.724

Rijanta, R., Baiquni, M., Rachmawati, R., & Musthofa, A. (2022). Relocations of the households affected by the development of the New Yogyakarta International Airport, Indonesia: Problems and livelihood prospects. Human Geographies: Journal of Studies and Research in Human Geography, 16(2).

Rina, D. M., Hamna, D. M., & Znow, F. A. (2024). Pola komunikasi masyarakat Kajang Ammatoa dalam menjaga hutan. Journal of Communication Sciences, 6(2), 136-143. https://doi.org/10.55638/jcos.v6i2.1131

Robbins, P. (2020). Political ecology: A critical introduction. Wiley.

Rockström, J., Steffen, W., Noone, K., Persson, Å., Chapin III, F. S., Lambin, E. F., ... & Foley, J. A. (2009a). A safe operating space for humanity. nature, 461(7263), 472-475.

Rockström, J., Steffen, W., Noone, K., Persson, Å., Chapin III, F. S., Lambin, E., ... & Foley, J. (2009b). Planetary boundaries: exploring the safe operating space for humanity. Ecology and society, 14(2).

Rohim, I. N., Yulianti, B., & Juswara, A. (2024). Prototipe smart farming berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan energi baru terbarukan. Jurnal Teknologi Industri.

Rosalia, A., Fransisco, T., & Siswadi, R. S. (2024). Memori kolektif dalam ruang arsitektur sebagai media analisis desain ruang dalam mengenang konflik sosial. Jurnal ALiBi: Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 1(2).

Rotinsulu, W., Walangitan, H., & Ahmad, A. (2018). Analisis perubahan tutupan lahan DAS Tondano, Sulawesi Utara selama periode tahun 2002 dan 2015. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(2), 161-169. https://doi.org/10.29244/jpsl.8.2.161-169

Ruliyansa. (2024). Dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian dan ekonomi di Desa Sidomulyo. Jurnal Aktual STIE Trisna Negara, 22(2), 75-80.

Russell, S., & Norvig, P. (2021). Artificial intelligence: A modern approach (Edisi ke-4). Pearson.

Sabar, H. (2024). HAM dan resiliensi perempuan: Di antara eksploitasi lingkungan dan krisis iklim (studi kasus perempuan di Pulau Kodingareng). Prosiding Konferensi Pengetahuan dari Perempuan, Indonesia, 4(1), 541-555.

Sahlins, M. (1972). Stone age economics. Aldine Atherton.

Salsabila, Z., Rohmah, F., & Arisandi, D. (2024). Dampak perubahan iklim terhadap usahatani dan keberlanjutan pangan di Desa Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 74-83.

Santos, B. de S. (2014). Epistemologies of the South: Justice against epistemicide. Paradigm Publishers.

Santoso, B. (2026). Bahasa dan identitas budaya. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 1(1), 44-49.

Saputra, E. (2022). Ruang kelas: Memori kolektif dalam fotografi kontemporer. Matalensa: Journal of Photography and Media, 2(1).

Saputra, R. (2021). Konservasi alam berbasis kearifan lokal Suku Kokoda di Kepulauan Ugar, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Jurnal Bios Logos, 11(1), 7-12. https://doi.org/10.35799/jbl.11.1.2021.30582

Saputra, R., Tjahjono, B., & Pravitasari, A. (2022). Analisis kemandirian pangan berbasis perubahan penggunaan lahan di Kota Metro, Provinsi Lampung. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(4).

Schlosberg, D. (2007). Defining environmental justice. Oxford University Press.

Schnaiberg, A. (1980). The environment: From surplus to scarcity. Oxford University Press.

Schnaiberg, A., & Gould, K. A. (2000). Environment and society: The enduring conflict. Blackburn Press.

Scoot, D. N., & Smith, A. A. (2017). "Sacrifice zones" in the green energy economy: Toward an environmental justice framework. McGill Law Journal, 62(3), 861-898.

Sembiring, J., Subekti, R., & Candrakirana, R. (2026). Legal politics of the recognition of indigenous customary land rights in West Papua after the Constitutional Court ruling on customary forests. Asian Journal of Social and Humanities, 4(9), 4412-4421. https://doi.org/10.59888/ajosh.v4i9.727

Setiawan, E., Sukesi, K., Hidayat, K., & Yuliati, Y. (2021). Peran masyarakat sekitar desa penyangga dalam konservasi Taman Nasional Alas Purwo berbasis kearifan lokal. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(1), 19-43.

Shiva, V. (1993). Monocultures of the mind: Perspectives on biodiversity and biotechnology. Zed Books.

Siswanto, P., Hadi, S., Hermawan, A., & Yulianto, A. (2025). Ekokritik puisi Made Adnyana Ole: Studi interseksionalitas kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial "dongeng dari Utara". Patria Educational Journal (PEJ), 5(3), 97-110. https://doi.org/10.28926/pej.v5i3.2624

Sitepu, B. B. (2026). Faktor kerentanan sosial terhadap perubahan iklim pada masyarakat rentan di Indonesia. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1179-1190. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i2.8033

Sizdah, R., Rosano, K. A. P., Pohan, K. N. K., & Azizah, R. N. (2025). Ekofeminisme Vandana Shiva dan gerakan perempuan lingkungan di Indonesia: Studi kasus perjuangan Kartini Kendeng. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 3(3), 1-12. https://doi.org/10.47134/pssh.v3i3.536

Sobel, D. (2004). Place-based education: Connecting classrooms and communities. Orion Society.

South, N. (Ed.). (2014). Green criminology: Crime, justice, and the environment. Routledge.

Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri. (2025, 7 Mei). Pemanasan global. Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika Republik Indonesia.

Steffen, W., Crutzen, P. J., & McNeill, J. R. (2007). The Anthropocene: Are humans now overwhelming the great forces of nature?. AMBIO, 36(8), 614-621.

Steffen, W., Richardson, K., Rockström, J., Cornell, S. E., Fetzer, I., Bennett, E. M., ... & Sörlin, S. (2015). Planetary boundaries: Guiding human development on a changing planet. science, 347(6223), 1259855.

Styawan, W. E. (t.t.). Bencana ekologis sebagai krisis capitalogenic: Membaca dari Sumatra. WALHI. https://www.walhi.or.id/bencana-ekologis-sebagai-krisis-capitalogenic-membaca-dari-sumatra

Sukmayadi, T., & Suyitno, S. (2022). Kontribusi nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya tradisi Macanan dan Kawin Cai untuk menguatkan identitas nasional Indonesia. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 17(1), 22-32. https://doi.org/10.14710/sabda.17.1.22-32

Supiyandi, A., Priandana, K., & Rahmawan, H. (2025). Pengembangan sistem terintegrasi real-time monitoring dan irigasi cerdas pada Sawah IPB 4.0. Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika, 12(2), 155-166.

Supriatna, E. (2025). Sistem Mata Pencaharian dan Kegiatan Ekonomi Masyarakat Baduy Luar di Lebak, Banten: Tradisi dan Dinamika Modernisasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 874-880.

Surayuda, R. J. (2016). Pusat komunitas dan kontestasi memori kolektif: Studi kasus Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kenanga di Cideng, Jakarta Pusat. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 21(2). https://doi.org/10.7454/MJS.v21i2.1064

Thohir, M. (2017). Mendesain pembangunan berdasar perspektif sosial budaya. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 12(3), 1-11. https://doi.org/10.14710/nusa.12.3.1-11

Tolo, E. Y. S. (2016). Akumulasi melalu perampasan dan kemiskinan di Flores. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 21(2), 173-204. https://doi.org/10.7454/MJS.v21i2.1062

UNICEF. (2021). Krisis iklim adalah krisis hak-hak anak memperkenalkan indeks risiko iklim anak-anak (edisi rangkuman). https://www.unicef.org/indonesia/id/media/15196/file/Krisis%20Iklim%20adalah%20Krisis%20Hak-hak%20Anak%20-%20Rangkuman.pdf

Urry, J. (2004). The "system" of automobility. Theory, Culture & Society, 21(4-5), 25-39. https://doi.org/10.1177/0263276404046059

Utomo, A. P., Al Muhdhar, M. H. I., Syamsuri, I., & Indriwati, S. E. (2020). Local knowledge of the Using tribe farmers in environmental conservation in Kemiren Village, Banyuwangi, Indonesia. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 13(1), 14-27. https://doi.org/10.21009/biosferjpb.v13n1.14-27

Vinuesa, R., Azizpour, H., Leite, I., Balaam, M., Dignum, V., Domisch, S., ... & Fuso Nerini, F. (2020). The role of artificial intelligence in achieving the Sustainable Development Goals. Nature communications, 11(1), 233.

Virginia, C., Napouling, D., Yulinta, H., Putri, F. N., Tiatri, S. (2026). Transformasi budaya Indonesia di era modernisasi. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(2). https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.13652

Wahyudi, R., Sari, I., Febriansyah, D., & Apriliando, D. (2025). Identifikasi pengaruh penambangan timah terhadap nelayan kecil di kawasan Nelayan II Kabupaten Bangka. GASPAR: Journal of Fishing & Fish Processing Technologies, 1(2), 12-16.

Wahyuni, R. (2022). Perlindungan hak atas tempat tinggal warga terdampak penggusuran di kawasan perkotaan berdasarkan perspektif HAM. Jurnal Yuridis, 9(1). https://doi.org/10.35586/jyur.v9i1.4170

Wibisana, A. G. (2017). Pelindungan lingkungan dalam perspektif keadilan antar generasi: Sebuah penelusuran teoritis singkat. Masalah-Masalah Hukum, 46(1), 9-19. https://doi.org/10.14710/mmh.46.1.2017.9-19

Wibowo, A. S., Wigena, I. B. W., Wahyuni, K. A., & Melo, I. J. (2026). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Serta Literasi Digital sebagai Landasan Etika Pengembangan Ilmu Pengetahuan Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0 dan Era Society 5.0. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 331-344.

Widiyono, W., Amalia, N., & Ismanto, B. (2025). Sistem lingkungan pintar: Solusi cerdas pengelolaan sampah menggunakan adaptasi machine learning dan Internet of Things. Journal of Information System Research (JOSH), 7(2), 311-317.

Widmer, R., Oswald-Krapf, H., Sinha-Khetriwal, D., Schnellmann, M., & Böni, H. (2005). Global perspectives on e-waste. Environmental impact assessment review, 25(5), 436-458. https://doi.org/10.1016/j.eiar.2005.04.001

Wilson, E. O. (1984). Biophilia. Harvard University Press.

Wiradimadja, A. (2018). Kearifan lokal masyarakat Kampung Naga sebagai wujud menjaga alam dan konservasi budaya Sunda. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 3(1), 1-8. https://doi.org/10.17977/um021v3i12018p1-8

World Commission on Environment and Development. (1987). Our common future. Oxford University Press.

Yunita, N., Rohanda, R., & Nurhasan, M. (2025). Interseksionalitas dalam film Asmaa: Analisis gender, stigma, dan kelas masyarakat patriarkal Mesir. AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra, 26(1), 134-145. http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v26i1.pp134-145

Ziadatulkhoeriyah, & Priyanto, A. S. (2025). Perubahan sosial pada tradisi gotong royong masyarakat petani di Desa Sigentong Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Unnes Civic Education Journal, 10(1).

cover

Downloads

Published

August 12, 2026