Ingatan Yang Tumbuh dari Tanah
Synopsis
Bab kelima membahas kedudukan lingkungan bukan sekadar sebagai ruang fisik atau komoditas, melainkan sebagai rahim bagi identitas budaya, pengetahuan lokal, dan ingatan kolektif masyarakat. Dengan mengambil latar alih fungsi lahan agraris dan ekspansi pariwisata, penulis menjelaskan bagaimana pembangunan kapitalistik telah melakukan "pembunuhan epistemik" yang mencerabut masyarakat dari kearifan lokalnya. Bab ini menyoroti peran krusial masyarakat adat (seperti Baduy dan Ammatoa Kajang) yang menggunakan hukum adat dan pengetahuan tradisional bukan hanya sebagai alat konservasi, tetapi sebagai bentuk perlawanan politik untuk mempertahankan ruang hidup mereka dari kerakusan modernisasi.
Pages
81-111
Published
August 12, 2026
Copyright (c) 2026 PT Komunitas Peneliti Alinea